Sabtu, 26 November 2011

contoh wawancara

 




Narasumber : seorang calon bupati

            Selamat pagi pemirsa, saat ini saya berada di kediaman seorang calon bupati. Dan sesaat lagi kita akan berbincang dengan beliau tentang pencalonannya sebagai bupati.

Reporter           : Assalamu’alikum wr.wb.
Narasumber     : Wa’alaikum salam
Reporter          : saya dengar anda mencalonkan diri sebagai seorang bupati. Apakah itu benar?
Narasumber     :iya, benar.
Reporter          : mengapa anda memutuskan untukmencalonka diri sebagai bupati?
Narasumber     : karena saya ingin memperbaiki system kepemimpinan bupati sebelumnya. Selain itu saya juga ingi masyarakat hidup lebih sejahtera.
Reporter          : hal apa yang perlu diperbaiki dari system kepemimpinan bupati sebelumnya?
Narasumber     : menurut saya da banyak hal yang harus diperbaiki. Diantaranya kemacetan yang terjadi di beberapa jalan yang sampai saat ini masih belum ditemukan solusi yang efektif. Yang kedua adalah masalah kesehatan. Masih bnyak warga miskin yang mendapat pelayanan yang kurang layak dari pihak rumah sakit. Yang ketiga, ada banyak anak yang putus sekolah dikarenakan besarnya biaya sekolah pada saat ini. Yang keempat adalah msaih bnyaknya gelandangan dan pengemis yang meresahkan para pengguna jalan. Dari masalah yan saya sebutkan tadi, masih bnyak hal yang belum terselesaikan.
Reporter          :  strategi apakah yang anda miliki untuk memenangkan pemilihan bupati?
Narasumber     :sebenarnya saya tidak meiliki strategi khusus untuk bisa terpilih menjadi seorang bupati. Tetapi saya hanya melakukan yang terbaik dari diri saya. Dan menurut saya yang menentukan keberhailan seorang dalam suatu pemilihan adalah keercayaan rakyat terhadap orang tersebut.

Reporter          : lalu, apa yang anda lakukan agar masyarakat percaya kepada anda?
Narasumber     :mungkin dengan melakukan sosialisai dengan masyarakat dan tidak memberikan bualan kosong.
Reporter          : apakah anda yakin akan memenangkan pemilihan pada tahun ini?
Narasumber     :kalau bicara soal keyakinan, saya tidak mau terlalu percaya diri akan memenangkan pemilihan tahun ini. Kalau dihitung berdasarkan prosentase, keyakinan saya 85 %.
Reporter          : apakah yang akan anda lakukan jika anda terpilih menjadi seorang bupati?
Narasumber     : seperti yang saya katakana tadi, saya igin memperbaiki system kepemimpinan bupati sebelumnya
Reporter          : lantas, apa yang anda lakukan jika anda gagal memenagkan pemilihan tahun ini? Apakah anda akan memncalonkan diri lagi?
Narasumber     : mungkin iya. Jika saya gagal, saya akan mencoba kembali pada kesempatan berikutnya.
Reporter          : apakah orang terdekat anda mendukung anda ketika anda memutuskan untuk mencalonkan diri menjadi bupati?
Narasumber     : tentu saja mereka sangat mendukung saya ketika saya memutuskan untuk mencalonkan diri menjadi bupati.
Reporter          : dukungan dalam bentuk apa yang anda dapatkan?
Narasumber     : dukungan dala bentuk motivasi dan meurut saya itulah yang paling penting
Reporter          : siapakah yang akan menjadi wakil anda dalam pemilihan tahun ini?
Narasumber     : yang akan menjadi wakil bupati saya pada pemilihan tahun ini adalah bapak …….
Reporter          : bagaimana pendapat anda mengenai wakil anda?
Narasumber     :beliau adalah orang yang tangguh, bijaksana, betanggung jawab dan tanggap dalam menangani sebuah masalah
Reporter          :  apakah beliau memiliki misi dan visi yang sama seperti anda?
Narasumber     : tentu saja. Karena setiap ketua beserta wakilnya harus memiliki misi yang sama agar bisa menjalin kekompakan untuk memimpin sesuatu.
Reporter          : baiklah. Terima kasih atas kesempatan yang beliau berikan kepada saya sehingga saya bisa berbincang dengan anda tentang pencalonan diri anda pada pemilihan tahun ini.
Narasumber     : iya sama-sama.
          
          Baik pemirsa, sekian wawancara saya dengan calon bupati. Semoga wawancara tadi bisa bisa bermanfaat bagi anda. Terima kasih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar